HOT

12/recent/ticker-posts

Lurah Katimbang Hadiri Launching Pengaktifan EWS di BPBD Makassar: Perkuat Kesiapsiagaan Bencana hingga Tingkat RT/RW

BIRKATV NEWS | Makassar — Lurah Katimbang turut menghadiri kegiatan Launching Pengaktifan Early Warning System (EWS) yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, bertempat di kantor BPBD, Jumat (23/11). Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah kota mewujudkan tata kelola mitigasi bencana yang lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Early Warning System (EWS) merupakan sistem peringatan dini yang dirancang untuk memberikan informasi real-time terhadap potensi bencana, terutama banjir, angin kencang, dan cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah perkotaan. Sejumlah perangkat peringatan dini telah dipasang di titik-titik strategis untuk memastikan informasi dapat diterima secara langsung oleh masyarakat dan pemangku kebijakan.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Katimbang, Syarif, SE., M.Si, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan pemanfaatan EWS.

“Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, BPBD, hingga ke tingkat RT/RW sangat penting agar sistem peringatan dini ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Informasi harus bergerak cepat, dan penanganan harus tepat,” tegasnya.

BPBD Makassar melalui agenda ini juga menekankan bahwa aktivasi EWS bertujuan untuk mempersingkat waktu respon darurat. Sistem ini telah terhubung langsung dengan pusat komando sehingga kondisi kedaruratan dapat ditangani lebih efektif, mulai dari penyebaran informasi, proses evakuasi, hingga penanganan pascabencana.

Kegiatan launching berlangsung lancar dan penuh antusias, dihadiri oleh pejabat daerah, stakeholder kebencanaan, serta perwakilan komunitas peduli bencana. Acara ditutup dengan demonstrasi teknis penggunaan perangkat EWS sekaligus komitmen bersama memperkuat budaya sadar bencana di Kota Makassar.

Dengan aktifnya EWS dan keterlibatan semua elemen, pemerintah optimistis masyarakat menjadi lebih siap, tanggap, dan sigap dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi. (REPORTER BIRKATV/M.IRFAN)