MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Tamalanrea bersama unsur TNI–Polri menggelar Rapat Koordinasi Tripika dalam rangka mempersiapkan pengamanan dan kelancaran Pemilihan Ketua RT dan Ketua RW Periode 2025–2030. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 29 November 2025, pukul 16.00 Wita, bertempat di Aula Kantor Camat Tamalanrea.
Rakor dipimpin oleh Camat Tamalanrea Muh. Iqbal, S.Stp, dan turut dihadiri oleh unsur pimpinan wilayah serta perangkat terkait, yakni:
Kapten Cav Muhammad Irfan Fauzi, ST.Han (Danramil 1408 Tamalanrea)
Kompol Muhammad Yusuf, S.Sos., M.M. (Kapolsek Tamalanrea)
Yunus, S.Pd (Kasi Trantib Tamalanrea)
Marcelino Zam (Danpos Linmas Tamalanrea)
Para Lurah se-Kecamatan Tamalanrea
Personil Babinsa
Personil Bhabinkamtibmas
Rapat ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan langkah teknis antarinstansi, baik dari sisi keamanan, ketertiban, maupun kesiapan panitia di tingkat kelurahan.
Antisipasi Kerawanan Pemilihan, Kapolsek Paparkan Poin-Poin Krusial
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Yusuf, S.Sos., M.M. memberikan pemaparan khusus mengenai potensi gangguan kamtibmas yang mungkin muncul selama tahapan pemilihan RT/RW. Ia menyoroti beberapa kerawanan utama, seperti:
Tahap verifikasi calon yang rentan memicu keberatan atau penolakan warga.
Ketidaknetralan panitia yang dikhawatirkan menurunkan kepercayaan masyarakat.
Masalah DPT, baik data ganda, warga tidak terdata, maupun pemilih yang sudah pindah domisili.
Isu SARA, sentimen agama, dan provokasi, yang dapat memecah harmoni sosial.
Praktik politik uang dan pembagian sembako menjelang pemilihan.
Potensi gesekan saat pencoblosan dan penghitungan suara, yang membutuhkan pengawasan ketat.
Kapolsek menegaskan pentingnya deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi gangguan tersebut, serta mengajak seluruh perangkat kecamatan dan kelurahan untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kehadiran di lapangan.
Diskusi Terbuka dan Penguatan Kolaborasi
Rakor dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana peserta membahas situasi di masing-masing kelurahan, kesiapan Linmas, hingga mekanisme penyelesaian sengketa apabila terjadi perbedaan pendapat antarpendukung.
Dengan terselenggaranya rakor ini, Kecamatan Tamalanrea menegaskan komitmennya untuk menyukseskan Pemilihan RT/RW 2025–2030 secara aman, tertib, dan berintegritas di seluruh wilayah kecamatan.(REPORTER BIRKATV/M.IRFAN)
