HOT

12/recent/ticker-posts

Semangat Ramadan, KSB Katimbang Bersihkan Drainase, Berbagi Takjil, dan Pererat Silaturahmi Warga

BIRKATV NEWS | Makassar – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terlihat dalam kegiatan yang digelar Tim Katimbang Siaga Bencana (KSB) Kelurahan Katimbang, Minggu (8/3/2026). Para relawan bersama pemerintah kelurahan mengadakan aksi bersih-bersih drainase di sepanjang Jalan Poros Katimbang yang dirangkaikan dengan pembagian takjil serta buka puasa bersama.

Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Katimbang, petugas Linmas, serta anggota KSB Kelurahan Katimbang yang secara bersama-sama turun langsung membersihkan saluran air dari sampah dan material yang berpotensi menghambat aliran air.

Lurah Katimbang dalam kesempatan tersebut mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan ke drainase maupun sungai. Ia menegaskan bahwa wilayah Katimbang termasuk daerah yang rawan banjir sehingga kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya bencana.

“Dengan menjaga kebersihan drainase dan lingkungan sekitar, kita dapat meminimalisir risiko banjir dan dampak bencana lainnya. Mari bersama-sama kita tanamkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Selain aksi bersih-bersih, para anggota KSB juga membagikan takjil kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di Jalan Poros Katimbang. Kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan ini mendapat sambutan hangat dari warga yang merasa terbantu sekaligus mengapresiasi kepedulian para relawan.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh pemerintah kelurahan, anggota KSB, petugas Linmas, dan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Selain itu, momentum Ramadan juga dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan antara pemerintah, relawan, dan warga dalam menjaga lingkungan serta menghadapi potensi bencana. (REPORTER BIRKATV/M.IRFAN)