BIRKATV NEWS | Makassar – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di wilayah Sulawesi, termasuk Makassar, mengalami kenaikan signifikan per Jumat (18/4/2026), sementara BBM subsidi tetap tidak mengalami perubahan.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada jenis Dexlite dan Pertamina Dex yang kini masing-masing dibanderol Rp24.150 dan Rp24.450 per liter, memicu perhatian terutama di sektor transportasi dan logistik.
Selain itu, Pertamax Turbo juga mengalami kenaikan menjadi Rp19.850 per liter, sedangkan Pertamax berada di kisaran Rp12.600 per liter dengan kondisi relatif stabil.
Kenaikan harga hanya terjadi pada BBM nonsubsidi, sementara Pertalite dan BioSolar tetap dipertahankan untuk menjaga daya beli masyarakat.
BBM subsidi seperti Pertalite tetap berada di harga Rp10.000 per liter dan BioSolar di Rp6.800 per liter tanpa perubahan.
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) mengacu pada formula harga dasar sesuai kebijakan pemerintah melalui Keputusan Menteri ESDM.
Kebijakan ini berlaku merata di seluruh wilayah Sulawesi, meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.
Meski terjadi kenaikan harga pada BBM nonsubsidi, Pertamina memastikan ketersediaan stok tetap aman serta distribusi berjalan lancar.
Secara dampak, lonjakan harga Dexlite dan Pertamina Dex yang mencapai sekitar Rp9.000 hingga Rp10.000 dibandingkan awal April berpotensi meningkatkan biaya operasional transportasi dan distribusi barang.
Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan konsumsi BBM, sementara pemerintah menjaga stabilitas melalui penahanan harga BBM subsidi. (IM)
