HOT

12/recent/ticker-posts

Otak Manusia, “Superkomputer” Biologis dengan Kapasitas 2.500 Terabyte

BIRKATV NEWS | Makassar — Otak manusia hingga kini masih menjadi salah satu misteri paling menakjubkan dalam dunia sains dan kesehatan. Para ilmuwan memperkirakan kapasitas penyimpanan otak manusia mencapai sekitar 2,5 petabyte atau setara dengan 2.500 terabyte data. Jumlah tersebut bahkan disebut cukup untuk menyimpan video berkualitas tinggi selama kurang lebih 300 tahun tanpa henti.

Fakta ini menunjukkan betapa luar biasanya sistem saraf manusia yang bekerja setiap detik tanpa kita sadari. Tidak hanya memiliki kapasitas penyimpanan yang sangat besar, otak juga mampu memproses informasi dengan efisiensi energi yang jauh melampaui teknologi komputer modern.

Meski bekerja melakukan triliunan proses dalam satu waktu, otak manusia hanya membutuhkan energi sekitar 20 watt. Jumlah itu bahkan lebih kecil dibanding kebutuhan listrik sebuah bohlam lampu pijar biasa. Namun dengan energi sekecil itu, otak mampu mengendalikan seluruh fungsi tubuh mulai dari detak jantung, pernapasan, gerakan tubuh, emosi, hingga proses berpikir dan mengingat.

Kecepatan transmisi sinyal saraf pada manusia juga sangat mengagumkan. Dalam kondisi tertentu, impuls saraf dapat melaju hingga sekitar 431 kilometer per jam, terutama untuk merespons bahaya secara cepat, seperti menarik tangan saat terkena panas.

Selain cepat dan hemat energi, otak manusia memiliki kemampuan unik yang disebut neuroplastisitas. Kemampuan ini memungkinkan otak terus berubah dan berkembang sepanjang hidup. Setiap kali seseorang mempelajari hal baru, otak akan membentuk koneksi baru antar neuron sehingga kemampuan berpikir dan mengingat semakin meningkat.

Para ahli juga memperkirakan terdapat sekitar 1.000 triliun sinapsis atau titik sambungan antar neuron di dalam otak manusia. Jaringan inilah yang menjadi dasar kemampuan manusia dalam belajar, mengingat, mengambil keputusan, hingga menciptakan kreativitas.

Menariknya, otak bekerja secara paralel tanpa henti. Dalam waktu bersamaan, otak dapat mengatur suhu tubuh, memproses penglihatan, mengendalikan gerakan, sekaligus membantu seseorang berpikir dan mengambil keputusan.

Melihat kemampuan luar biasa tersebut, para ilmuwan menilai otak manusia masih jauh lebih kompleks dibanding teknologi kecerdasan buatan atau superkomputer tercanggih saat ini. Karena itu, menjaga kesehatan otak menjadi hal penting melalui pola tidur cukup, olahraga rutin, konsumsi makanan bergizi, serta terus melatih kemampuan berpikir dan belajar.


(REPORTER BIRKATV/IM)