HOT

12/recent/ticker-posts

Pengamatan Hilal Awal Zulhijjah 1447 H Digelar di Observatorium Unismuh Makassar

BIRKATV NEWS | Makassar — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Balai Besar MKG Wilayah IV Makassar melaksanakan pengamatan hilal penentuan awal Zulhijjah 1447 Hijriah di Observatorium Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang berada di lantai 18 gedung observatorium kampus tersebut.

Berdasarkan data hisab BMKG, ijtimak atau konjungsi terjadi pada Ahad, 17 Mei 2026 pukul 04.00.55 WITA. Sementara pengamatan hilal dilakukan saat matahari terbenam pada pukul 17.54.50 WITA. Lokasi observasi berada di Observatorium Universitas Muhammadiyah Makassar dengan koordinat 05°10’48” LS dan 119°26’24” BT pada ketinggian 180 meter di atas permukaan laut.

BMKG mencatat tinggi hilal di Makassar mencapai 4°31,74’ dengan elongasi 9,65°. Hilal juga berada di atas ufuk selama 24 menit 19 detik setelah matahari terbenam. Data tersebut menunjukkan kriteria imkanur rukyat MABIMS telah terpenuhi, yakni tinggi hilal di atas 3 derajat dan elongasi lebih dari 6,4 derajat.

Dalam dokumen BMKG juga dijelaskan bahwa wilayah Sulawesi Selatan memiliki ketinggian hilal berkisar antara 4°20,78’ hingga 4°51,86’. Kondisi ini memperkuat potensi terlihatnya hilal di sejumlah titik pengamatan di Sulawesi Selatan.

Meski demikian, BMKG menegaskan penetapan resmi awal Zulhijjah 1447 H tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia.

Pengamatan hilal di Observatorium Unismuh Makassar menjadi salah satu titik strategis di Indonesia Timur dalam mendukung proses rukyatul hilal nasional untuk menentukan awal bulan Hijriah, termasuk penetapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

(REPORTER BIRKATV/SYR)