HOT

12/recent/ticker-posts

Gempa M 7,7 Guncang Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Wilayah Indonesia

Rescuers search for three people who were reported missing under the rubble of a collapsed building in Bogo City, the Philippines [Ted Aljibe/AFP]

BIRKATV NEWS | Jakarta — Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah selatan Filipina pada Senin (8/6/2026) pagi. Guncangan kuat tersebut memicu peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur.

Berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi di laut dan dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng di kawasan Filipina Selatan. Guncangan gempa turut dirasakan di sejumlah daerah Indonesia, terutama wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

BMKG kemudian mengeluarkan status Siaga dan Waspada tsunami untuk beberapa wilayah pesisir yang berpotensi terdampak. Masyarakat yang berada di kawasan pantai diminta tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan petugas terkait.

Sejumlah wilayah yang sempat masuk dalam peringatan tsunami meliputi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, hingga Kalimantan Timur. Gelombang tsunami dengan ketinggian relatif kecil juga dilaporkan terdeteksi di beberapa titik pemantauan di Indonesia.

Di Filipina, otoritas setempat melaporkan sedikitnya satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka akibat dampak gempa. Selain itu, sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk fasilitas pendidikan di wilayah Mindanao.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan signifikan di wilayah Indonesia akibat gempa tersebut. Pemerintah dan instansi terkait terus melakukan pemantauan perkembangan situasi di lapangan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta selalu mengikuti perkembangan informasi resmi melalui kanal pemerintah dan BMKG.


(REPORTER BIRKATV/IM)