HOT

12/recent/ticker-posts

Prestasi Sepak Bola Indonesia Ternyata Datang dari Dunia Game, Timnas eFootball Juara di China

BIRKATV NEWS | China – Tim Nasional eFootball Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di pentas internasional setelah menjuarai eFootball China Invitational 2026. Gelar juara diraih usai mengalahkan Jepang dengan agregat tipis 4-3 pada partai final yang berlangsung Minggu (28/6/2026), sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama eFootball dunia.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti konsistensi performa Timnas eFootball Indonesia yang saat ini menempati peringkat keempat dunia kategori Console dengan koleksi 1.360 poin sekaligus menjadi negara dengan peringkat tertinggi di Asia. Sementara pada kategori Mobile, Indonesia berada di posisi ke-12 dunia dan terus menunjukkan perkembangan positif.

Perjalanan Indonesia menuju podium juara tidak berlangsung mudah. Skuad Merah Putih harus melewati persaingan ketat sejak fase grup sebelum akhirnya menyingkirkan sejumlah tim unggulan dunia.

Pada babak semifinal, Indonesia sukses mengalahkan Brasil yang menempati peringkat ketiga dunia. Kemenangan atas salah satu kekuatan terbesar eFootball tersebut menjadi modal penting sebelum menghadapi Jepang pada partai puncak.

Final berlangsung dramatis. Indonesia sempat menghadapi tekanan setelah mendapat hukuman kartu merah. Meski bermain dalam situasi sulit, Rizky Faidan mampu menjaga keunggulan tim hingga pertandingan berakhir, memastikan Indonesia menang dengan agregat 4-3 dan membawa pulang trofi juara.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi dua pemain andalan Indonesia, yakni Rizky Faidan yang memperkuat divisi Console dan Dennis Bernard dari divisi Mobile. Keduanya tampil konsisten sepanjang turnamen dan menjadi penentu keberhasilan Indonesia menaklukkan para pesaing kuat.

Meski berhasil menjadi juara, kemenangan di China Invitational 2026 tidak berdampak pada perolehan poin ranking resmi FIFAe karena turnamen tersebut berstatus invitational atau undangan khusus. Namun hasil tersebut dinilai menjadi indikator bahwa kualitas permainan Indonesia sudah mampu bersaing bahkan mengungguli sejumlah negara penghuni papan atas dunia.

Di sektor Mobile, gelar juara ini juga menjadi suntikan motivasi bagi Indonesia untuk terus mengejar negara-negara kuat seperti Thailand yang menempati peringkat pertama dunia dan Malaysia yang berada di posisi kedelapan. Penampilan Dennis Bernard sepanjang turnamen menunjukkan bahwa divisi Mobile Indonesia kini semakin kompetitif di level internasional.

Keberhasilan menjuarai eFootball China Invitational 2026 sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama eFootball dunia. Dengan kombinasi pemain berbakat di divisi Console dan Mobile, peluang Indonesia untuk terus meraih prestasi pada turnamen internasional berikutnya terbuka semakin lebar.


(REPORTER BIRKATV / IM)