BIRKATV NEWS | Makassar - Nama Cape Verde national football team kembali menjadi sorotan dunia setelah kiper veteran mereka, Vozinha (Josimar José Évora Dias), berubah dari sosok yang sempat diragukan menjadi pahlawan dalam laga bersejarah melawan Spain national football team pada ajang Piala Dunia 2026.
Dalam pertandingan pembuka Grup H yang berakhir imbang 0-0, Tanjung Verde tampil sebagai underdog mutlak. Sejak menit awal, Spanyol mendominasi permainan dengan serangan bertubi-tubi, namun rapatnya pertahanan serta penampilan luar biasa Vozinha membuat gawang mereka tetap aman hingga peluit akhir dibunyikan. Kiper berusia 40 tahun itu mencatatkan sejumlah penyelamatan penting yang membuat publik dunia tercengang.
Namun bukan hanya aksi di lapangan yang membuat namanya viral. Sebelum laga tersebut, Vozinha hanya memiliki sekitar 50 ribu pengikut Instagram. Setelah performa heroiknya melawan Spanyol, angka tersebut melonjak drastis hingga sekitar 13,8 juta pengikut dalam waktu kurang dari 24 jam, menjadikannya salah satu lonjakan media sosial tercepat dalam sejarah olahraga modern.
Lonjakan tersebut bahkan melampaui banyak bintang olahraga dunia dan menjadikan sang kiper sebagai fenomena global dadakan. Media internasional melaporkan bahwa angka tersebut terus meningkat secara cepat, dipicu oleh viralnya cuplikan penyelamatan dan momen emosional pasca pertandingan.
Usai laga, Vozinha juga menjadi pusat perhatian karena momen haru di tengah lapangan. Ia terlihat menangis dan mengungkapkan bahwa perjuangannya tidak mudah, termasuk perjalanan panjang dari pemain yang sempat diremehkan hingga akhirnya tampil di panggung terbesar dunia. Kisahnya sebagai pemain yang baru menembus level profesional di usia yang tidak lagi muda semakin memperkuat narasi “underdog yang jadi pahlawan”.
Dampak dari pertandingan ini tidak hanya mengangkat nama Vozinha, tetapi juga mengangkat citra Tanjung Verde sebagai tim debutan yang mampu memberi kejutan besar di turnamen. Dari tim yang awalnya tidak diperhitungkan, mereka kini memiliki simbol perjuangan yang menjadi sorotan global.
(REPORTER BIRKATV / IM)
