HOT

12/recent/ticker-posts

Wali Kota Makassar Dukung Sinergi dengan BMKG Maritim, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Wisata Bahari

BIRKATV NEWS | Makassar – Pemerintah Kota Makassar memperkuat kolaborasi dengan BMKG Maritim Makassar melalui audiensi dan koordinasi yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (18/06/2026). Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk mendukung keselamatan pelayaran, aktivitas nelayan, hingga pengembangan sektor maritim di Kota Makassar.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, SH., menerima Kepala BMKG Maritim Makassar, Sukma Tri Yuliasari, S.Si., M.Sc., beserta jajaran. Dari hasil pembahasan, Pemerintah Kota Makassar menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Makassar 2026 yang bertujuan meningkatkan pemahaman nelayan mengenai informasi cuaca maritim sebagai bekal untuk melaut dengan lebih aman dan produktif.

Selain membahas sektor perikanan, kedua pihak juga menyoroti pentingnya pemanfaatan informasi cuaca maritim dalam mendukung pengembangan wisata bahari. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Pulau Lanjukang yang diproyeksikan sebagai destinasi wisata unggulan Kota Makassar. Informasi cuaca yang akurat diharapkan dapat menunjang keamanan dan kenyamanan wisatawan maupun pelaku usaha di wilayah kepulauan.

Audiensi tersebut turut membahas program Pete-Pete Laut yang diinisiasi Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perhubungan. Program ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas antarpulau sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat. Dalam implementasinya, informasi cuaca maritim dari BMKG dinilai memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan operasional transportasi laut dan kelancaran layanan bagi masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, BMKG Maritim Makassar dan Pemerintah Kota Makassar berkomitmen memperkuat pemanfaatan informasi cuaca sebagai bagian dari pembangunan sektor kelautan dan kemaritiman. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya visi Makassar MULIA, yakni kota yang Maju, Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan, sekaligus meningkatkan keselamatan serta kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada aktivitas maritim.


(REPORTER BIRKATV / IM)