HOT

12/recent/ticker-posts

Kebakaran di Biringkanaya, Satu Warga Meninggal

BIRKATV NEWS | MAKASSAR — Kebakaran melanda tiga rumah kayu semi permanen di Jalan Paccerakkang Nomor 136, depan SPBU, RT 008/RW 006, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (20/8/2026) malam. Seorang warga bernama Yusran (50) meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.45 WITA. Saat api melanda rumah, korban diketahui sedang dalam kondisi sakit dan memiliki keterbatasan untuk menyelamatkan diri. Api kemudian dengan cepat menjalar karena bangunan yang terbakar berada berdempetan.

Tiga rumah yang terdampak dihuni oleh Nur Farida bersama Yusran dan Fadillah, kemudian rumah milik Abd. Rajab serta rumah milik Riskawati. Seluruh bangunan tersebut merupakan rumah kayu semi permanen yang berada berdekatan.

Berdasarkan keterangan awal, api pertama kali diketahui oleh Fadillah, adik korban. Saat sedang tidur, ia dibangunkan anaknya yang memberitahukan bahwa listrik padam. Setelah terbangun, ia melihat api telah menyala di sekitar rumah.

Dalam kondisi tersebut, Fadillah segera menyelamatkan ketiga anaknya, yakni Muh. Ayub Wijaya (11), Aisya Putri Wilaya (6) dan Aira Putri Ramadhani (4). Setelah itu, ia keluar dari rumah sambil meminta pertolongan warga di sekitar lokasi.

Saksi lainnya, Nur Hikmah, mengetahui adanya kebakaran setelah mendengar teriakan warga. Ketika keluar dari kamar, ia melihat api telah membesar dan membakar rumah yang ditempati Yusran, sebelum akhirnya turut menyelamatkan diri.

Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 22.03 WITA dan langsung melakukan pemadaman. Personel Polsek Biringkanaya menyusul sekitar pukul 22.05 WITA untuk melakukan pengamanan dan mensterilkan lokasi kejadian.

Lima unit ambulans tiba sekitar pukul 22.10 WITA untuk mendukung penanganan korban. Tim Kecamatan Biringkanaya yang dipimpin Camat Biringkanaya Maharuddin, S.Sos., M.M. juga datang ke lokasi untuk membantu proses penanganan.

Setelah melakukan pemadaman, petugas berhasil mengendalikan api sekitar pukul 22.54 WITA. Jenazah Yusran berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.57 WITA dan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Makassar sekitar pukul 23.02 WITA.

Petugas pemadam kebakaran meninggalkan lokasi sekitar pukul 00.05 WITA setelah memastikan api telah padam. Selanjutnya, sekitar pukul 00.15 WITA, tiga personel Tim Inafis Polrestabes Makassar yang dipimpin Aipda Rizal tiba untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pemerintah Kecamatan Biringkanaya juga memberikan bantuan kepada warga terdampak. Sekitar pukul 00.35 WITA, tim kecamatan kembali datang ke lokasi dengan membawa bantuan berupa pakaian dan sembako.

Kerugian materiel sementara akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp300 juta. Kerugian itu meliputi tiga unit rumah kayu semi permanen yang terdampak kebakaran.

Dari informasi awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Biringkanaya Kompol Setiawan A. Malik, S.I.K. mengatakan personel kepolisian telah melakukan langkah awal dengan mengamankan lokasi, membantu proses evakuasi serta berkoordinasi dengan sejumlah pihak dalam penanganan kejadian tersebut.

“Kami menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya saudara Yusran dalam peristiwa kebakaran ini. Personel Polsek Biringkanaya telah berada di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian, membantu proses evakuasi serta memastikan penanganan berjalan dengan baik,” ujar Kompol Setiawan A. Malik, S.I.K.

Terkait sumber api, Kapolsek mengatakan dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. Namun, kepastian penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk penyebab kebakaran, berdasarkan informasi awal diduga akibat korsleting listrik. Namun, penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman oleh pihak kepolisian,” lanjutnya.

Polsek Biringkanaya bersama Tim Inafis Polrestabes Makassar selanjutnya melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dan melakukan pemeriksaan di lokasi guna memastikan penyebab kebakaran tersebut.

(REPORTER BIRKATV NEWS/M.IRFAN)