BIRKATV NEWS | MAKASSAR — Program pengelolaan sampah dan pemanfaatan lahan menjadi perhatian dalam Seminar Hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Kamis (13/8/2026).
Seminar tersebut menjadi ruang bagi kelompok Urban Farming, Prestasi, dan Zero Waste untuk memaparkan berbagai program yang telah dijalankan selama berada di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong kebiasaan pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Berbagai kegiatan yang dilakukan mahasiswa diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pengolahan sampah menjadi salah satu perhatian utama, sementara konsep urban farming diperkenalkan sebagai alternatif pemanfaatan lahan agar lebih produktif di lingkungan permukiman.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Camat Biringkanayya, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Biringkanayya, dosen pembimbing Unhas, serta masyarakat Kelurahan Paccerakkang. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan adanya ruang kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat dalam menjalankan program lingkungan.
Lurah Paccerakkang Henni A. Nandang, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi terhadap keterlibatan mahasiswa selama melaksanakan KKN. Menurutnya, program yang dibawa mahasiswa dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap kebersihan dan pemanfaatan lingkungan.
“Terima kasih kepada mahasiswa dan mahasiswi yang telah membantu dan memberikan kontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam pengolahan sampah dan urban farming di Kelurahan Paccerakkang,” ujar Henni A. Nandang.
Menurut Henni, keberadaan mahasiswa KKN memberikan warna tersendiri dalam upaya membangun kesadaran masyarakat. Edukasi dan praktik yang dilakukan selama program diharapkan tidak berhenti setelah masa KKN selesai, tetapi dapat terus diterapkan oleh warga dalam kehidupan sehari-hari.
Konsep Zero Waste juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut karena pengelolaan sampah membutuhkan perubahan kebiasaan sejak dari sumbernya. Sementara urban farming memberikan peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan ruang yang tersedia guna mendukung lingkungan yang lebih hijau dan produktif.
Seminar hasil ini sekaligus menjadi momentum untuk melihat kembali capaian mahasiswa selama menjalankan pengabdian di Kelurahan Paccerakkang. Program yang telah dilakukan diharapkan dapat menjadi pengalaman bagi mahasiswa sekaligus meninggalkan manfaat yang dapat diteruskan masyarakat.
Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dosen pembimbing, dan warga menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan program. Dengan keterlibatan bersama, pengelolaan sampah dan urban farming diharapkan tidak sekadar menjadi program KKN, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang memberi dampak positif bagi lingkungan.
Pada akhirnya, seminar hasil KKN tersebut menegaskan bahwa persoalan lingkungan membutuhkan kerja bersama. Kelurahan Paccerakkang diharapkan dapat terus memperkuat budaya pengelolaan sampah dan pemanfaatan lahan sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.
(REPORTER BIRKATV NEWS/M.IRFAN)
